SIKAP (attitude)
sikap itu gabungan dari 3 hal : kognitif, afektif dan konatif (psikomotor)
ini penjabaran sekaligus contoh yang disambungin sama konteks "dalam profesi" yang udah dimulai sama penjawab sebelumnya
>>kognitif
adalah pengetahuan (knowledege) atau informasi-informasi apa aja yang dia tahu mengenai sesuatu hal
contoh :
1.Ujang tahu bahwa sifap proaktif, disiplin dan kerja keras adalah sikap yang berguna saat di dunia kerja
2.Ujang tahu bahwa sifap proaktif, disiplin dan kerja keras adalah sikap yang disukai atasannya
>>afektif
adalah perasaan.
dapat berupa rasa setuju, suka, benci, takut, dan sebagainya
contoh
1. Ujang setuju bahwa sifat proaktif, disiplin dan kerja keras adalah sikap yang berguna di dunia kerja
2. Ujang setuju bahwa sifat proaktif, disiplin dan kerja keras adalah sikap yang disukai atasannya
>>konatif
adalah kecenderungan bertindak
contoh
1. Ujang cenderung bertindak proaktif, disiplin dan kerja keras karena berguna di dunia kerja
2. Ujang cenderung bertindak proaktif, disiplin dan kerja keras karena disukai atasannya
konatif BUKAN tindakan
konatif adalah kecenderungan bertindak
ini karena masih memperhitungkan kemungkinan kejadian-kejadian tidak terduga yang mungkin mempengaruhi sikap
contoh : karena jalanan banjir, Ujang terlambat datang ke kantor (berarti kan tidak disiplin)
jadi, sikap adalah apa yang kita tahu, yang kita rasakan, dan yang cenderung kita lakukan
b. PERILAKU (behaviour)
behaviour/ perilaku itu tindakan yang dilakukan berulang-ulang
mungkin sudah jadi kebiasaan
contoh : kebiasaan tepat waktu
::tambahan::
menarik menanggapi jawaban pertama
manusia, memang tidak sesederhana "hasil bentukan dari lingkungan"
jika manusia sesederhana itu, maka lingkungan / kejadian buruk bisa dengan mudah memunculkan sisi buruk manusia
tetapi, dalam diri manusia terdapat akal budi
jadi, manusia bukan hanya stimulus-respon
tetapi stimulus-pemikiran-respon
>> dalam bahasa sederhana, manusia bisa memilih reaksi apapun untuk keadaan apapun <<
hebat, bukan
seseorang bisa saja menghadapi keadaan yang superberat dan sangat
menekan, tetapi dia disaat yang sama dapat tetap bersyukur, tenang, dan
fokus mencari jalan keluar
contoh :
Victor Frankl selamat dari tekanan di Kamp Konsentrasi Nazi karena
selalu membayangkan "suatu saat nanti saya akan selamat dari sini, dan
menceritakan pengalaman saya"
keadaan, mungkin mengkondisikan sikap dan perilaku manusia
tapi bagaimanapun, manusia mampu mengontrol respon dirinya terhadap keadaan apapun
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
comment yang banyak